| Courser in English | CINEMATIC DRAMA |
| Program | Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| SKS | 2 SKS |
| RPS | 4 Data |
RPS (Rencanan Perkuliahan Semester)
Mata kuliah ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam menyutradarai produksi teater dan film melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL). Pembelajaran berfokus pada tahapan praktis, dari perencanaan konsep kreatif hingga eksekusi produksi. Mahasiswa akan belajar menyusun interpretasi naskah, analisis karakter, desain blocking, serta teknik visual dan audio yang mendukung atmosfer cerita. Melalui proyek akhir, setiap kelompok diharapkan menghasilkan satu karya teater atau film pendek yang melibatkan kerja kolaboratif antar departemen, seperti tata artistik, pencahayaan, dan akting. Evaluasi akhir berbasis pada pencapaian konsep artistik, ketepatan teknis, dan keefektifan alur cerita dalam mencapai tujuan naratif. Mata kuliah ini memberikan pengalaman langsung, memperdalam pemahaman teoretis serta meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan kreativitas dalam penyutradaraan.
Learning OutcomesCapaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) CPMK - 1 Mampu menguasai dan mempresentasikan Penyutradaraan Film dan Teater CPMK - 2 Mampu Menguasai konsep dasar penyutradaraan Film dan Teater CPMK - 3 Mampu Menguasai teknik teknik penyutradaraan Film dan Teater CPMK - 4 Mampu Menguasai bentuk penyutradaraan Film dan Teater CPMK - 5 Mampu menguasai praktik berperan dalam Film dan Teater CPMK - 6 Mampu menguasai teknik pelatihan keaktoran Film dan Teater CPMK - 7 Mampu mempraktekan teori pelatihan keaktoran dalam Film dan Teater konvensional CPMK - 8 Mempu mempraktekan kerjasama dalam peran pentas melalui pengalaman mencipta Film dan Teater serta Mampu mempraktekan kesatuan pembuatan filmd an pertunjukan dengan unsur pendukung lainnya
References1. Bernardi., Daniel, 2009, Filming Difference , Actors, Directors, Producers, and Writers on Gender, Race, and Sexuality in Film, Texas: University of Texas Press. 2. Feinstein., David, Donn Aeden, and Gary Craig, 2005, The Promise Of Energy Psychology , Revolutionary Tools for Dramatic Personal Change , New York: The Penguin Group. 3. Halligan., Fionnuala., 2013, Movie Storyboard, the Art of Visualizing Screenplays , San Fransisco: Chronicle Books. 4. Katz., Steven D., 1991, Film Directing, shoot by shoot, visualizing from concept to screen , Stoneham: Focal Press. 5. Mamet., David, 1991, On Directing Film , New York: The Penguin Group. 6. Proferes., Nicholas T., 2008, Film Directing Fundamentals (Third Edition) See Your Film Before Shooting , Oxford: Focal Press. Villarejo., Amy , 2007, Film Studies, The Basics , New York: Routledge.
Details ...
Mata kuliah ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam menyutradarai produksi teater dan film melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL). Pembelajaran berfokus pada tahapan praktis, dari perencanaan konsep kreatif hingga eksekusi produksi. Mahasiswa akan belajar menyusun interpretasi naskah, analisis karakter, desain blocking, serta teknik visual dan audio yang mendukung atmosfer cerita. Melalui proyek akhir, setiap kelompok diharapkan menghasilkan satu karya teater atau film pendek yang melibatkan kerja kolaboratif antar departemen, seperti tata artistik, pencahayaan, dan akting. Evaluasi akhir berbasis pada pencapaian konsep artistik, ketepatan teknis, dan keefektifan alur cerita dalam mencapai tujuan naratif. Mata kuliah ini memberikan pengalaman langsung, memperdalam pemahaman teoretis serta meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan kreativitas dalam penyutradaraan.
Learning OutcomesCapaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) CPMK - 1 Mampu menguasai dan mempresentasikan Penyutradaraan Film dan Teater CPMK - 2 Mampu Menguasai konsep dasar penyutradaraan Film dan Teater CPMK - 3 Mampu Menguasai teknik teknik penyutradaraan Film dan Teater CPMK - 4 Mampu Menguasai bentuk penyutradaraan Film dan Teater CPMK - 5 Mampu menguasai praktik berperan dalam Film dan Teater CPMK - 6 Mampu menguasai teknik pelatihan keaktoran Film dan Teater CPMK - 7 Mampu mempraktekan teori pelatihan keaktoran dalam Film dan Teater konvensional CPMK - 8 Mempu mempraktekan kerjasama dalam peran pentas melalui pengalaman mencipta Film dan Teater serta Mampu mempraktekan kesatuan pembuatan filmd an pertunjukan dengan unsur pendukung lainnya
References1. Bernardi., Daniel, 2009, Filming Difference , Actors, Directors, Producers, and Writers on Gender, Race, and Sexuality in Film, Texas: University of Texas Press. 2. Feinstein., David, Donn Aeden, and Gary Craig, 2005, The Promise Of Energy Psychology , Revolutionary Tools for Dramatic Personal Change , New York: The Penguin Group. 3. Halligan., Fionnuala., 2013, Movie Storyboard, the Art of Visualizing Screenplays , San Fransisco: Chronicle Books. 4. Katz., Steven D., 1991, Film Directing, shoot by shoot, visualizing from concept to screen , Stoneham: Focal Press. 5. Mamet., David, 1991, On Directing Film , New York: The Penguin Group. 6. Proferes., Nicholas T., 2008, Film Directing Fundamentals (Third Edition) See Your Film Before Shooting , Oxford: Focal Press. Villarejo., Amy , 2007, Film Studies, The Basics , New York: Routledge.
Details ...
Mata kuliah ini membahas tentang penerapan kaidah-kaidah produksi audio visual dalam rangka menciptakan sebuah pesan melalui media gambar dan suara. Mahasiswa diposisikan sebagai komunikator yang diharapkan dapat menerapkan ilmu komunikasi dalam konteks pemanfaatan teknologi dan seni untuk menciptakan pesan melalui gambar dan suara dengan baik dan benar sesuai dengan Al Islam dan Insan Kamil yang berkarakter islami. Metode Pratikum mata kuliah ini memberikan keterampilan pengoperasian alat dalam bentuk perangkat keras dan lunak yang berkaitan dengan kebutuhan produksi.
Learning OutcomesCPMK – 1 Mahasiswa mampu menjelaskan konsep Pemanfaatan Teknologi Komunikasi. CPMK – 2 Mahasiswa mampu menjelaskan perkembangan konsep dan peran fungsi media audio visual. CPMK – 3 Mahasiswa mampu melakukan penerapan operasional perangkat keras dan perangkat lunak yang berkaitan dengan kebutuhan produksi audio visual CPMK – 4 Mahasiswa mampu menyesuaikan diri bekerja secara kolektif dalam kaitan produksi Program Fiksi CPMK – 5 Mahasiswa mampu menyesuaikan diri bekerja secara kolektif dalam kaitan produksi Program Non Fiksi. CPMK – 6 Mahasiswa mampu mempresentasikan/menyajikan hasil Perencanaan dan Produksi Sinematografi. CPMK – 7 Mahasiswa mampu menjalankan merancang Produksi Sinematografi.
References1. Deddy Iskandar Muda, Jurnalistik Televisi Menjadi Reporter Profesional , Remaja Rosdakarya 2005, Bandung 2. Franciscus Theojunior Lamintang,S.I.Kom, Pengantar Ilmu Broadcasting Dan Cinematography, In Media 2013 Jakarta 3. Fred Wibowo , Teknik Produksi Program Televisi, Pinus Book Publisher 2007, Yogyakarta 4. Parakitri Simbolon, Vademekum Wartawan Reportase Dasar, KPG 2006 5. Rusman Latief, Yusiatie Utud, Menjadi Produser Televisi : Profesional Mendesain Program Televisi / Jakarta : Prenadamedia Group (Divisi Kencana), 2017
Details ...
Mata kuliah ini membahas tentang penerapan kaidah-kaidah produksi audio visual dalam rangka menciptakan sebuah pesan melalui media gambar dan suara. Mahasiswa diposisikan sebagai komunikator yang diharapkan dapat menerapkan ilmu komunikasi dalam konteks pemanfaatan teknologi dan seni untuk menciptakan pesan melalui gambar dan suara dengan baik dan benar sesuai dengan Al Islam dan Insan Kamil yang berkarakter islami. Metode Pratikum mata kuliah ini memberikan keterampilan pengoperasian alat dalam bentuk perangkat keras dan lunak yang berkaitan dengan kebutuhan produksi.
Learning OutcomesCPMK – 1 Mahasiswa mampu menjelaskan konsep Pemanfaatan Teknologi Komunikasi. CPMK – 2 Mahasiswa mampu menjelaskan perkembangan konsep dan peran fungsi media audio visual. CPMK – 3 Mahasiswa mampu melakukan penerapan operasional perangkat keras dan perangkat lunak yang berkaitan dengan kebutuhan produksi audio visual CPMK – 4 Mahasiswa mampu menyesuaikan diri bekerja secara kolektif dalam kaitan produksi Program Fiksi CPMK – 5 Mahasiswa mampu menyesuaikan diri bekerja secara kolektif dalam kaitan produksi Program Non Fiksi. CPMK – 6 Mahasiswa mampu mempresentasikan/menyajikan hasil Perencanaan dan Produksi Sinematografi. CPMK – 7 Mahasiswa mampu menjalankan merancang Produksi Sinematografi.
References1. Deddy Iskandar Muda, Jurnalistik Televisi Menjadi Reporter Profesional , Remaja Rosdakarya 2005, Bandung 2. Franciscus Theojunior Lamintang,S.I.Kom, Pengantar Ilmu Broadcasting Dan Cinematography, In Media 2013 Jakarta 3. Fred Wibowo , Teknik Produksi Program Televisi, Pinus Book Publisher 2007, Yogyakarta 4. Parakitri Simbolon, Vademekum Wartawan Reportase Dasar, KPG 2006 5. Rusman Latief, Yusiatie Utud, Menjadi Produser Televisi : Profesional Mendesain Program Televisi / Jakarta : Prenadamedia Group (Divisi Kencana), 2017
Details ...
